RUSTINIH Yang Mengalami Radang Otak Sejak Akhir 2015 di Hong Kong, Kini Tinggal Menunggu Di Jemput Keluarga

Iklan Google

WARUNGTKI.COM    Subardiyat adalah staf KJRI yang mengurusi nasib Rustinih sejak mantan BMI asal Indramayu, Jawa Barat ini ditemukan tak berdaya di Rumah Sakit Pamela Youth pada November 2015.

Rustinih sendiri telah menjalani berbagai perawatan radang otak sejak itu. Termasuk menjalani operasi otak di Rumah Sakit Queen Elizabeth, Kowloon pada Januari 2016.

“(Rustinih) sudah bisa duduk, dan juga sudah mengerti pembicaraan orang-orang di sekitarnya tapi memang tak bisa bicara. Kami (KJRI) sekarang tinggal menunggu siapa dari keluarga Rustinih yang mau mendampinginya pulang ke Indonesia nanti,” kata Subardiyat, staf Ketenakerjaan KJRI, Selasa, (30/8/2016) kepada SUARA.

Biaya perawatan Rustinih di Hong Kong rencananya akan ditanggung Departemen Social Welfare, Hong Kong. Sementara biaya mendatangkan keluarga untuk mendampingi Rustinih ke Jakarta serta pemulangan mereka ke Tanah Air akan ditanggung agen dan KJRI.

“Semuanya sudah, sudah disiapkan, sekarang kami tinggal menunggu siapa keluarganya yang mau datang ke sini saja,” kata Subardiyat. Meski kondisi Rustinih sudah mulai stabil, akan tetapi mantan BMI yang telah mengalami radang otak ini tetap tak akan bisa pulih seperti sediakala.

Setelahnya, Mantan BMI yang telah berstatus sebagai pengaju suaka torture claim atau “anak paper” inipun kembali dirawat di Rumah Sakit Kowloon, Mong Kok hingga saat berita ini diturunkan.

Kondisi Rustinih ini juga tak memungkinkan mantan BMI ini langsung dibawa ke kampungnya di Indramayu, Jawa Barat begitu sampai di Jakarta nanti. Rustinih rencananya akan dikirim terlebih dahulu ke Rumah Sakit Polri, Jakarta untuk dilanjutkan rawat inap.

Untuk itulah, Rumah Sakit Kowloon meminta salah seorang pihak keluarga harus datang sendiri untuk mendampingi Rustinih dalam perjalanan pulang naik pesawat ke Jakarta nanti.



Sumber : SUARA

1 2 3
Halaman sebelumnya
loading...
Iklan Google

Subscribe to receive free email updates: