Di Malaysia dan Arab Saudi 161 TKI Kita Terancam Hukuman Mati

Iklan Google

Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) dan BNP2TKI‎ didesak oleh Komisi IX DPR RI untuk secepatnya memberikan bantuan hukum bagi semua TKI kita yang sedang tersangkut masalah hukum berat bagi 161 TKI yang terancam hukuman mati di Negara Malaysia dan Arab Saudi.

Wakil Ketua Komisi IX Saleh Daulay mengungkapkan  di gedung Nusantara I Senayan mendesak pemerintah (BNP2TKI) dan Kemenaker serta Kemenlu untuk bersungguh-sungguh melakukan pendampingan terhadap TKI kita yang terjerat masalah hukum utamanya mereka yang terancam hukuman mati, Rabu, (12/10/16).

Beliau (Saleh Daulay) menyatakan, berdasarkan data Direktorat PWNI dan BHI Kemenlu tanggal 10 Oktober 2016.
Negara Malaysia merupakan yang paling banyak menjatuhkan sanksi terberat terhadap TKI kita sejumlah 136 kasus. Di antaranya 95 kasus narkoba, 37 kasus pembunuhan, 3 kasus penculikan dan 1 kasus perdagangan senjata api.

Arab Saudi dengan kasus  25 hukuman mati terhadap TKI, 12 TKI terjerat kasus pembunuhan, 5 TKI kasus sihir dan, 8 TKI kasus perzinahan.

Saleh Daulay  yng merupakan Politisi Partai Amanat Nasional ini menyatakan angka tersebut terlampau tinggi.Sudah menjadi  tugas pemerintah untuk melindungi segenap bangsa termasuk rakyatnya juga termasuk mereka yang sedang bekerja di luar negeri

Selain melakukan upaya diplomasi, pemerintah menurutnya juga harus menempuh jalur hukum sesuai dengan aturan yang berjalan di Negara tersebut.

Tanpa bantuan dan campur tangan dari pemerintah, mereka tidak akan bias berbuat apa apa,  karena kejadiannya di luar negeri, dan belum tentu mereka memiliki akses diplomatik serta mereka belum tentu punya uang untuk membayar pengacara untuk membela kasus mereka. Untuk itu harapan besar TKI kita yang terjerat kasus itu adalah pemerintah kita sendiri.sumber(liputanbmi)
loading...
Iklan Google

Subscribe to receive free email updates: