Cerita Pilu ‘Yulianti’ Saat Memandikan 26 Jenazah Wanita Kecelakaan Subang

Iklan Google

Ruang Pemulasaraan RSUD Tangerang Selatan tampak tak seperti biasanya pada Minggu (11/2/2018).

Ratusan orang membanjiri halaman gedung tersebut. Aroma amis pun tercium menyengat menusuk hidung. Suasana haru biru tak terbendung.

Begitu jenazah para korban bus rombongan yang mengalami kecelakaan maut tiba di Ruang Pemulasaraan RSUD Tangerang Selatan ini, Deraian air mata tampak mewarnai.

Yulianti (45) satu dari pemandi jenazah mengungkapkan "Saya tadi pagi dipanggil oleh pihak rumah sakit untuk memandikan jenazah, karena kekurangan amil," ujar Yulianti Minggu (11/2/2018).

Wanita berusia 46 tahun itu sebenarnya merupakan pemandi jenazah yang berasal dari Pondok Ranji, Tangerang Selatan. Yulianti pun langsung bergegas setelah pihak rumah sakit menghubunginya


"Saya langsung berangkat aja, kan sudah tahu juga kabar kecelakaan ini. Sebagai bentuk sosial juga, soalnya memang kekurangan amil perempuan," ucapnya.

"Ada 26 jenazah wanita, dan saya bantu memandikan. Satu orang amil kebagian memandikan empat sampai lima jenazah," kata Yulianti.

Menurutnya ini merupakan pengalaman pertama bagi dirinya. Memandikan mayat sebanyak itu dalam tragedi kecelakaan.

"Kondisi jenazah yang dimandikan sudah tidak normal keadaannya. Banyak tulang yang patah sehingga tidak seperti semula.

Mulai dari tangan dan kaki yang kelihatannya sudah membengkok," paparnya. 
Sumber : tribunnews.com

1 2 3
BERITA TERBARU : 17 Korban Kecelakaan Subang, Dimakamkan Secara Masal
loading...
Iklan Google

Subscribe to receive free email updates: