Pelaku Perusak Masjid di Tuban Ditangkap Dengan Kondisi Kaki Dan Tangan Berdarah-Darah

Iklan Google

TUBAN - Petugas kepolisian dari jajaran Polres Tuban telah berhasil mengungkap identitas dari pelaku
Pelaku pengrusakan masjid Baitur Rohim yang berada di jalan Sumur Genpol, Kelurahan Kingking, Kecamatan Kota Tuban, Selasa (13/2/2018), diketahui bernama Falih (40), warga Desa Karangharjo, Kecamatan Kragan, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah.
Berdasarkan keterangan dari pihak kepolisian Polres Tuban, bahwa pelaku datang ke Masjid Baitur Rohim, Kelurahan Kingking, Kota Tuban itu sejak kemarin siang. 
Pelaku datang bersama dengan keluarga dengan menggunakan mobil Inova dengan nomor polisi (Nopol) H 8697 JQ.
"Pelaku ini datang di masjid itu sudah sejak kemarin sore. Mereka informasinya masih satu keluarga yakni dua laki-laki dewasa, dua perempuan dan dua balita," terang Kompol Teguh Priyo Wasono, Waka Polres Tuban.
Pelaku sempat melakukan salat ashar di masjid Baitur Rohim itu. Kemudian mereka keluar lagi dari kawasan masjid dan datang kembali saat warga sedang jamaah salat isyak,
Setelah salat isyak, rombongan dari Falih itu tidak beranjak dari masjid dan beristirahat sampai dengan tengah malam. 
Namun, setelah sekitar pukul 02.00 Wib, pelaku bernama Falih yang juga merupakan guru itu langsung mengamuk dan memecahkan kaca-kaca di masjid itu.
warga panik dan diminta untuk menjauh dari sekitar masjid, Selasa (13/2/2018).

Petugas dari jajaran Polres Tuban yang datang di TKP (tempat kejadian perkara) langsung berusaha mengamankan lokasi dan mengepung bersiaga di luar masjid.

Hal itu dilakukan lantaran dikhawatirkan  pelaku penyerangan adalah merupakan pelaku teroris yang membahayakan orang lain.

"Tadi masyarakat yang ada di lokasi disuruh minggir sama pak polisi, takutnya berbahaya. Warga ya sempat takut," terang Muslim, warga setempat yang berada di lokasi saat penangkapan pelaku penyerangan masjid.

Menurutnya, waktu melakukan perusakan kaca jendela masjid, pelaku sambil teriak-teriak. Pelaku mengalami penuh luka pada bagian kaki dan tangannya lantaran memukuli dan menendang kaca masjid tersebut.

"Orangnya teriak seperti dzikir, tapi suaranya tidak jelas," tambah pria yang juga sebagai takmir masjid Batur Rohim itu.


"Pelaku melakukan pengrusakan dengan kaki dan tangannya, dari hasil olah TKP tidak kita temukan alat untuk merusak kaca. Kita datang di TKP langsung mengamankan pelaku," tambah Waka Polres Tuban itu.
Sumber : beritajatim.com

1 2 3
BERITA TERBARU : Seorang Polisi ‘Bripka Fajar Panjaitan’ GUGUR Saat Menjalankan Tugas, Ditembak Saat Gerebek Gembong Curanmor
loading...
Iklan Google

Subscribe to receive free email updates: