Pengadilan Hong Kong Tolak Banding Bankir Pembunuh 2 TKI, Yang Dihukum Seumur Hidup

Iklan Google

Pengadilan Hongkong menolak banding Rurik Jutting, mantan Bankir yang divonis penjara seumur hidup, karena membunuh dan melakukan kekerasan sek5ual kepada 2 TKI pada 2014. 

Jutting mengajukan permohonan banding pada Desember lalu, dengan alasan dirinya tidak mendapatkan persidangan yang adil.

Namun Hakim Pengadilan Hong Kong malah mengukuhkan dua vonis hukuman penjara seumur hidup atas dakwaan menyiksa dan membunuh dua TKI, Sumarti Ningsih dan Seneng Mujiasih.

"Tak ada dasar apapun yang dapat diajukan untuk mengajukan banding" kata Pengadilan Hongkong dalam putusan sidang, Jumat (9/2). 

Jutting dinyatakan bersalah telah menyiksa dan membunuh kedua TKI di apartemen mewahnya di Distrik Wan Chai, Hongkong pada 2016. 


Seperti dilansir CNN, pembunuhan terjadi pada 27 Oktober 2014, Jutting membunuh Ningsih 23 th setelah mengurungnya di dalam apartemen selama 3 hari.

Dia menyiksa, melecehkan dan merekam aksinyadi iPhone sebelum menggorok korban di kamar mandi. 

Tiga hari kemudian pada 1 November dengan jenazah Ningsih yang masih tersimpan dalam koper di balkonnya, Jutting membunuh Mujiasih 26 th, karena berteriak minta tolong setelah beberapa menit masuk ke apartemen. 

Selama 6 hari berikutnya Jutting membuat banyak Video di ponselnya, menggambarkan rencana penyiksaan dan ketakutan jka tertangkap.

Dalam keputusan awal di Pengadilan Hongkong, Stuart-Moore menyatakan Jutting tidak menunjukkan rasa penyesalan sama sekali dan Pengadilan Hongkong juga menyerukan agar tak seorang pun yang tertipu oleh pesona palsunya. 

Kasus tersebut merupakan salah satu sidang yang paling terkemuka di Hong Kong. 

Seusai juri secara bulat menyatakan Jutting bersalah, Hakim Michael Stuart-Moore menggambarkan Jutting sebagai 'predator seksual'.

"Dia menggambarkan dirinya sebagai penjahat dan monster, tidak ada deskripsi yang pas untuk menggambarkan kengerian yang dilakukan kepada kedua korban," kata Stuart-Moore.

Jutting 32 tahun, mantan pegawai Bank Of America, membantah telah membunuh Ningsing dan Mujiasih dengan alasan di bawah pengaruh Alk0h0l, obat-obatan terlarang dan menderita kelainan seksual.
Sumber : cnnindonesia.com

1 2 3
BERITA TERBARU : TKW Hongkong, Janda Beranak Satu, Ditipu 27 Juta Oleh Pria Beristri
loading...
Iklan Google

Subscribe to receive free email updates: